Kamis, 26 Mei 2016

Melawat ke Jepang, Jokowi disebut bakal tawarkan kereta Trans-Jawa...


Indonesia akan meminta Jepang terlibat dalam pembangunan jaringan kereta Trans-Jawa. Proyek sepanjang 750 kilometer itu diperkirakan bisa memangkas waktu tempuh Jakarta- Surabaya dan sebaliknya menjadi 5 jam. Itu setengah dari jarak tempuh dengan mengunakan angkutan jalan raya yang sekitar 10 jam.

Demikian dilaporkan Nikkei, kemarin, berdasarkan keterangan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Proyek senilai 200 miliar yen atau USD 1,81 miliar itu merupakan bagian dari rencana pembangunan jaringan kereta sepanjang 3.200 kilometer di seluruh Tanah Air yang dipatok pemerintahan Jokowituntas 2019.

Kabarnya, Jepang tertarik membangun kereta Trans-Jawa dan bersedia menyediakan pinjaman berdenominasi yen jangka panjang dengan bunga rendah. Syaratnya, Indonesia mengekspor infrastruktur dari Jepang.

Targetnya, kontrak kerja sama proyek bisa diteken akhir tahun. Dengan begitu, konstruksi bisa dimulai tahun depan dan purna 2019.

Hari ini, Presiden Jokowi melawat ke Jepang. Kesempatan itu bakal dimanfaatkan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai proyek kereta Trans-Jawa kepada Perdana Menteri Shinzo Abe.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan Konferensi Tingkat Tinggi G-7 di Ishe-Shima, sebelah tenggara Osaka. Indonesia bukan bagian dari kelompok tujuh negara maju tersebut.

Menurut Nikkei, Jepang memang menargetkan peningkatan nilai ekspor infrastruktur tiga kali lipat menjadi 30 triliun yen pada 2020 dari sebelumnya 10 triliun yen pada 2010. Untuk itu, Nippon mengincar proyek infrastruktur di sebagian besar Asia.

Di sisi lain, Indonesia menginginkan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur yang saat ini berjalan lambat kembali bergerak sesuai jadwal. Dan, Jokowi disebut menyukai track record Jepang yang kerap menyelesaikan proyek tepat waktu.

Selain kereta Trans-Jawa, pemerintah juga berencana membangun Pelabuhan Patimban, Subang. Itu dekat dengan kawasan industri yang didominasi perusahaan Jepang.

0 komentar:

Posting Komentar