Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal mengubah jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta selama Ramadan. Dengan demikian, jam kerja PNS DKI akan menjadi masuk pukul 07.00 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB.
"Nah, lebih baik langsung pagi sekalian, pulangnya cepet. Saya kan temennya muslim, banyak. Paling enak itu kalau menjelang buka puasa itu sore udah di rumah. Nah kamu majuin setengah jam," kata Ahok di RPTRA Taman Sawo, Cipete, Jakarta,
Dia berkaca dari kebiasan warga di kampungnya, Belitung Timur. Di sana, kata Ahok, setelah sahur banyak warga yang tidak tidur dan langsung bersiap-siap melakukan aktivitasnya.
"Enggak, saya tanya, apakah kebiasaan di Jakarta sama dengan Belitung enggak? Kalau di kampung saya, orang sehabis sahur itu, langsung habis salat subuh, orang tidak tidur lagi," terangnya.
Dengan aturan ini, jam kerja PNS di DKI dikurangi 1,5 jam selama bulan Ramadhan. Biasanya, untuk hari Senin-Kamis PNS masuk sekitar pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB.
"Nah, lebih baik langsung pagi sekalian, pulangnya cepet. Saya kan temennya muslim, banyak. Paling enak itu kalau menjelang buka puasa itu sore udah di rumah. Nah kamu majuin setengah jam," kata Ahok di RPTRA Taman Sawo, Cipete, Jakarta,
Dia berkaca dari kebiasan warga di kampungnya, Belitung Timur. Di sana, kata Ahok, setelah sahur banyak warga yang tidak tidur dan langsung bersiap-siap melakukan aktivitasnya.
"Enggak, saya tanya, apakah kebiasaan di Jakarta sama dengan Belitung enggak? Kalau di kampung saya, orang sehabis sahur itu, langsung habis salat subuh, orang tidak tidur lagi," terangnya.
Dengan aturan ini, jam kerja PNS di DKI dikurangi 1,5 jam selama bulan Ramadhan. Biasanya, untuk hari Senin-Kamis PNS masuk sekitar pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB.
Di luar Ramadan, hari Senin-Kamis pegawai masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30. Sedangkan, khusus hari Jumat, masuk pukul 08.00 dan pulang pada pukul 15.30 dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30.
"Efeknya apa? Dulu masuk setengah 8. Kamu bikin jam 08.00 WIB. Enggak ada efek. Mendingan tetep masuk setengah 8, atau lebih pagi jam 7. Tapi pulangnya jam 14.00 WIB, enak kan," jelas Ahok.
Ditambahkannya, untuk tahun ini selama bulan Ramadan jam pulang PNS DKI menjadi lebih cepat. Sehingga, sore hari anak buahnya itu bisa melakukan kegiatan bersama keluarga mereka.
"Iya saya pengen pulang cepet saja lah. Kan orang di rumah bisa santai. Bisa olahraga lagi, paling enak itu katanya bulan puasa itu sore olahraga," pungkasnya.
>>>SELANJUTNYA<<<












0 komentar:
Posting Komentar