Minggu, 31 Juli 2016

Ketika Ahok mulai sesumbar tak butuh PDI Perjuangan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya memutuskan maju melalui partai politik (Parpol) di Pilkada 2017 mendatang. Ahok membelot dari keputusan awal yang berkeras akan maju melalui jalur independen setelah mendapat dukungan dari sejumlah parpol.

Keputusan itu diumumkan Ahok dalam gelaran acara halal bi halal antara TemanAhok dan partai-partai pendukung Ahok,
Di hadapan TemanAhok dan Parpol, Ahok memastikan keputusan itu diambil agar langkahnya memenangkan kursi DKI 1 berjalan mulus.

Selain menyatakan maju melalui jalur parpol, dengan tegas Ahok mengatakan akan segera menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam waktu dekat. Tujuannya tak lain untuk kembali meminang Djarot Saiful Hidayat sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi dirinya di Pilgub nanti.

"Yang pasti saya masih mau ketemu Bu Mega. Saya enggak tahu kapan ketemunya, tapi saya ini kan belum lebaran," kata Ahok di markas TemanAhok beberapa waktu lalu.

Ahok mengakui jika keinginannya meminang Djarot itu sempat dimentahkan Megawati, lantaran PDI Perjuangan sebagai partai penguasa harus tunduk kepada Ahok yang berniat maju sebagai independen. Namun, setelah diusung oleh NasDem, Hanura dan Golkar, Ahok yakin sikap Megawati berubah.

"Dari dulu saya sudah bilang ke Bu Mega saya maunya Djarot. Tapi Bu Mega enggak ngasih kan dari dulu. Sampai Bu Mega bilang, 'Ahok berani melawan saya'," ujar dia.

Pernyataan Ahok akan menunggu PDIP untuk berkoalisi dan mengizinkan Djarot mendampinginya di Pilgub DKI tidak bertahan lama. Lagi-lagi Ahok menelan ludahnya sendiri. Kali ini mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan tidak akan menunggu PDIP dalam koalisinya.

Ahok merasa sudah cukup memiliki kursi untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017 nanti. Menurutnya, kursi dari tiga partai pendukungnya yakni Hanura, NasDem, dan Golkar sudah sesuai dengan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Enggak dong, kita enggak nunggu. Kita udah fix tiga kan (Hanura, NasDem dan Golkar)," jelas dia.

Ahok mengatakan setelah memutuskan maju melalui parpol, dirinya sudah melaporkan keputusan tersebut kepada Megawati saat satu mobil menuju penutupan Rapimnas Golkar. Namun, keputusan Ahok maju melalui parpol itu tidak mendapat respon baik dari Megawati.

"Kan beliau selalu marahin saya itu deparpolisasi, kan kita hubungan temen kan kalau silaturahmi halal bi halal ke rumah beliau (Megawati) sebelum saya umumkan mendingan sekalian datang sekalian minal aidin, bu aku udah enggak deparpolisasi ya," ungkapnya.

Kendati begitu, Ahok optimis Megawati tidak akan marah kepadanya jika melakukan koalisi dengan PDIP Perjuangan. Sebabnya, hubungan baik Ahok dengan Megawati masih terus terjalin. Bahkan, diklaim dia Megawati tertawa saat mengetahui Ahok maju melalui parpol.

"Cerita aja, beliau ada mekanisme beliau happy-happy aja kok. Cerita yang lain beliau juga bilang gini, 'mau kemana Golkar? Kalau gitu bareng aje," jelasnya.

"Enggak marah kok engga marah, ketawa-ketawa saja, berempat malah sama mbak Puan," pungkas Ahok.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Kerusuhan Tanjungbalai, 7 orang jadi tersangka

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, ketujuh warga itu ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pencurian saat kerusuhan berlangsung.

Ketujuh warga itu adalah MARP (16) warga Jalan Juanda, Adk (21) warga Jalan Juanda, MIL (17) warga jalan Juanda, AAM (18) warga Sei Dua RMH Delen, FF (16) warga Jalan Pepaya, AP (18) warga Rambutan, dan MRM (7) warga Jalan Rambutan.

seluruh tersangka dikenakan pelanggaran Pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian. Sementara untuk kasus perusakan, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka karena masih dalam proses penyelidikan.

Meski demikian, pihak kepolisian telah memiliki informasi mengenai identitas beberapa orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Sebelumnya, kerusuhan berbau SARA terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumut pada Jumat (29/7) malam yang disebabkan adanya protes seorang warga etnis tionghoa atas penggunaan pengeras suara dalam pengumandangan azan.

Tanpa diketahui penyebabnya, informasi itu menyebar dan menimbulkan kerusuhan berbau SARA.

Sejumlah rumah ibadah milik umat Budha dirusak massa, termasuk sejumlah kendaraan dan yayasan sosial yang dikelola etnis tionghoa di Tanjungbalai.

Sabtu, 30 Juli 2016

Kronologi kerusuhan SARA di Tanjungbalai versi polisi,

Sejumlah vihara dan klenteng di Kota Tanjungbalai dirusak dan dibakar massa, 
Kerusuhan bernuansa SARA ini diduga turut dipengaruhi postingan di media sosial.

Berikut kronologi kerusuhan yang disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting. 

"Kejadian ini berawal dari adanya permintaan seorang warga Tionghoa, M (41), warga Jalan Karya Tanjungbalai Balai yang menegur nazir Masjid Al Makhsum yang ada di Jalan Karya dengan maksud agar mengecilkan volume mikrofon yang ada di masjid, di mana menurut nazir masjid bahwa hal tersebut telah diungkapkan beberapa kali," sebut Rina.

Sekitar pukul 20.00 WIB, setelah selesai salat Isya, jemaah dan nazir masjid menjumpai M ke rumahnya. Kepala lingkungan mengamankan M dan suaminya ke kantor lurah. Karena 
suasana pada saat itu sudah agak memanas, maka M dan suaminya diamankan ke Polsek Tanjungbalai Selatan.

Setibanya di Polsek lalu dilakukan pertemuan dengan melibatkan Ketua MUI, Ketua FPI, camat, kepling dan tokoh masyarakat setempat. Pada saat bersamaan massa mulai banyak berkumpul yang dipimpin kelompok elemen mahasiswa dan melakukan orasi. Selanjutnya massa yang diimbau sempat membubarkan diri.

Pukul 22.30 WIB massa kembali berkumpul karena diduga telah mendapat informasi melalui media sosial ( Facebook) yang diposting salah seorang warga. Selanjutnya massa kembali mendatangi rumah M di Jalan Karya. Mereka hendak membakar namun dilarang warga sekitar.

Karena massa sudah semakin banyak dan semakin emosi, selanjutnya massa bergerak menuju Vihara Juanda yg berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Karya. Upaya pembakaran 
diadang personel Polres Tanjungbalai, namun terjadi pelemparan menggunakan batu sehingga vihara mengalami kerusakan.

Selanjutnya massa bergerak melakukan tindakan pembakaran dan pengerusakan di sejumlah vihara dan klenteng di Tanjungbalai. Massa melakukan pembakaran terhadap 1 unit Vihara dan 3 unit klenteng 3 unit mobil, 3 unit sepeda motor dan 1 unit betor di Pantai Amor; merusak barang-barang 1 unit klenteng di Jalan Sudirman, merusak barang-barang 1 unit klenteng dan 1 unit praktik pengobatan Tionghoa serta 1 unit sepeda motor di Jalan Hamdoko; merusak barang-barang 1 unit klenteng di Jalan KS Tubun dan 1 unit bangunan milik Yayasan Putra Esa di Jl Nuri; membakar barang-barang dalam 1 unit vihara di Jalan Imam Bonjol, merusak isi bangunan Yayasan Sosial dan merusak 3 unit mobil di Jalan WR Supratman, merusak pagar vihara di Jalan Ahmad Yani, membakar barang-barang yang ada dalam 1 unit klenteng di Jalan Ade Irma.

"Jenis barang-barang yang dibakar maupun yg dirusak massa di dalam vihara dan Kelenteng itu berupa peralatan sembahyang seperti dupa, gaharu, lilin, minyak dan kertas, meja, kursi, lampu, lampion, patung Budha, dan gong," sebut Rina.

Polisi kemudian mengambil sejumlah langkah untuk mengendalikan situasi. Mereka berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait termasuk dengan Polres terdekat. Mereka juga berkoordinasi dengan Muspida, tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

"Kita juga menyampaikan imbauan dan menghalau massa untuk membubarkan diri. Melakukan penjagaan dan pengamanan di lokasi vihara dan kelenteng," sambung Rina.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Kerusuhan berbau SARA di Tanjungbalai, rumah ibadah dirusak

Kerusuhan bernuansa suku agama ras dan antargolongan (SARA) terjadi di Kota Tanjungbalai, Sumut, Jumat
Sejumlah vihara dan klenteng dibakar dan dirusak massa yang mengamuk.

Berdasarkan informasi dihimpun, aksi anarki terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian ini dipicu emosi warga terhadap sikap pasangan suami-istri di Jalan Karya, Tanjungbalai. Ribuan orang turun ke jalan setelah mendengar adanya kabar keluarga itu disebutkan melarang kumandang azan dari Masjid Al Makhsun.

Massa dilaporkan sempat mendatangi kediaman pasutri itu. Namun jawaban yang diterima membuat massa semakin emosi. Rumah dirusak dan dilempar bom molotov. Kedua pasutri langsung diamankan petugas kepolisian.

Jumlah massa semakin banyak. Mereka bergerak ke rumah ibadah di Jalan Asahan-Tanjungbalai. Sekurangnya 5 unit bangunan vihara dan klenteng dirusak. Perusakan dan pembakaran peralatan di rumah ibadah itu pun terjadi.

Polisi melansir, massa melakukan pembakaran terhadap isi dari 1 unit Vihara dan 3 unit klenteng 3 unit mobil, 3 unit sepeda motor dan 1 unit betor di Pantai Amor; merusak barang-batang 1 unit klenteng di Jalan Sudirman, merusak barang-barang dalam 1 unit klenteng dan 1 unit praktik pengobatan Tionghoa serta 1 unit sepeda motor di Jalan Hamdoko; merusak barang-barang 1 unit klenteng di Jalan KS Tubun dan 1 unit bangunan milik Yayasan Putra Esa di Jl Nuri; membakar barang-barang dalam 1 unit vihara di Jalan Imam Bonjol, merusak isi bangunan Yayasan Sosial dan merusak 3 unit mobil di Jalan WR Supratman, merusak pagar vihara di Jalan Ahmad Yani, membakar barang-barang yang ada dalam 1 unit klenteng di Jalan Ade Irma.
"Jenis barang-barang yang dibakar maupun yg dirusak massa di dalam Vihara dan Kelentang itu berupa peralatan sembahyang seperti dupa, gaharu, lilin, minyak dan kertas, meja, kursi, lampu, lampion, patung Budha, dan gong," kata Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting

Kondisi keamanan di Kota Tanjungbalai mulai terkendali setelah ratusan personel Brimob Asahan membubarkan kerumunan. Warga yang masih berada di luar rumah diminta menghentikan penyisiran rumah ibadah.

Jumat, 29 Juli 2016

Banting setir ke jalur partai politik, Ahok banjir kritikan,

 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) awalnya gembar gembor akan maju melalui jalur independen. Melalui relawannya Teman Ahok, mereka bekerja keras untuk mengumpulkan satu juta KTP dukungan agar Ahok bisa maju melalui jalur perorangan. 

Ahok pun sepakat dan berjanji tak akan mengkhiananti atau meninggalkan Teman Ahok untuk maju dari jalur independen. Apalagi, tegas Ahok kala itu, sudah tidak ada lagi partai politik yang dapat dipercaya. Terlebih adanya mahar-mahar politik jika ingin diusung partai.

Namun, realita yang terjadi saat ini berbeda. Dulu Ahok ngotot bakal maju melalui jalur perseorangan, dan kini Ahok maju melalui jalur partai politik. 

Apa yang Ahok janjikan dianggap hanya isapan jempol. Banjir kritikan pun muncul, konsistensi Ahok dipertanyakan.

Keputusan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju melalui jalur partai politik membuat banyak pendukungnya kecewa. Mereka menuding Ahok telah ingkar janji, karena sebelumnya selalu gembar gembor maju perseorangan.

kekecewaan itu dituangkan para pendukungnya lewat hashtag 'BalikinKTPGue'. Bahkan, hashtag tersebut langsung menjadi trending topic nomor satu se-Indonesia.

Akun @mz_mien misalnya, dia menuding Basuki telah ingkar janji terhadap janjinya untuk tidak maju melalui jalur partai politik. Tidak sedikit yang menuding mantan Bupati Belitung Timur itu telah berbohong.

"#BalikinKTPGue belum apa-apa @basuki_btp udah ingkar janji, udah ngecewain, gimana nanti? Mana nih suaranya #TemanAhok," keluh @mz_mien.

"Salah satu contoh pemimpin yang berkata tapi dusta #BalikinKTPGue," tulis @z_hermen.

Meski banyak yang mengungkap kekecewaan mereka, ada pula yang ikut mengomentari keputusan Ahok untuk maju melalui jalur partai politik.

Kekecewaan terhadap keputusan Ahok maju lewat jalur partai politik ramai dibicarakan di media sosial. Bahkan, beredar juga meme mempertanyakan nasib 1 juta KTP.

Saat Teman Ahok mengumpulkan KTP kerap dijumpai tulisan 'KTP Gue Buat Ahok. Kini, beredar di lini masa kaos bertulisan 'Jadi KTP Gue Buat Apaan, Hok?'. Meme meme pedas tersebut menghiasi media sosial sejak kemarin.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Prabowo Sunirman salah satunya. Dia menyebutkan masyarakat tengah dipertontonkan sikap dan karakter asli dari Ahok.

"Ahok selama orang yang tidak konsisten dan loyal kepada orang yang mendukungnya dan makin terbukti dengan meninggalkan Teman Ahok setelah Gerindra," katanya saat dihubungi, Jakarta, 

Anggota Komisi D ini menambahkan, masyarakat harus lebih hati-hati dalam memilih calon pemimpin. Karena calon pemimpin yang tidak konsisten belum tentu akan menepati janjinya.

"Justru kekhawatiran saya jika nantinya juga akan membohongi rakyat dan saran saya masyarakat harus jeli memilih pimpinannya," tutup Prabowo.

Jauh sebelum keputusan itu diungkap Ahok, Wakil Ketua DPR DKI Jakarta, Abraham Lunggana merupakan salah satu politikus yang tidak percaya Ahok bakal maju secara perseorangan. Ramalan itu pernah disampaikan tepat setahun lebih satu bulan.

Bahkan, Haji Lulung sampai berjanji mengiris kupingnya sendiri jika Ahok sampai maju secara perseorangan.

"Kalau memang sejati, saya akan iris nih kuping kalau mau (Ahok) independen. Bohong itu, retorika, propaganda. Enggak mungkin dia berani," kata Lulung kepada wartawan, Sabtu 

Ahok tidak mau ambil pusing adanya gerakan kekecewaan pendukungnya seiring keputusannya maju Pilgub DKI dengan kendaraan partai politik. Ahok tak menggubris gerakan kekecewaan yang tercurah dalam hastag 'BalikinKTPGue' yang jadi trending topic di media sosial Twitter.

Dengan entengnya, Ahok mempersilakan pendukungnya menarik kembali dukungan KTP yang pernah diserahkan ke Teman Ahok. Ahok tak masalah karena dia telah memantapkan diri maju Pilkada DKI 2017 melalui jalur partai.

"Ya sudah enggak apa-apa balikin saja. Siapa yang minta dibalikin," katanya di Balai Kota DKI Jakarta,

Perlu diketahui, di depan tiga partai yaitu NasDem, Hanura dan Golkar serta Teman Ahok, Ahok memutuskan untuk menggunakan jalur partai politik. Artinya ketiga partai yang mendukung ini akan menjadi pengusung Ahok di Pilgub DKI.

Secara otomatis, satu juta fotokopi KTP yang sudah dikumpulkan oleh Teman Ahok selama kurang lebih 4 bulan (formasi Ahok-Heru pada kertas dukungan) ini tidak jadi digunakan. Sebab Ahok tidak lagi menggunakan jalur perseorangan.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Jokowi satu mobil dengan Mega, Ahok, Puan & Hasto, bahas Pilgub DKI?

Presiden Joko Widodo menghadiri penutupan Rapimnas Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta
Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 19.53 Wib dengan menumpang mobil Toyota Alphard. 

Ternyata, Jokowi satu mobil dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Menko PMK Puan Maharani dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. 

Spekulasi pun bermunculan apa yang dibahas ketiganya saat dalam perjalanan menuju Istora Senayan, Jakarta lokasi Rapimnas Golkar digelar. Spekulasi muncul ketiganya membahas soal Pilgub DKI Jakarta. 

Ahok sendiri sudah memutuskan akan maju melalui partai politik dengan dukungan dari tiga partai, yaitu Partai NasDem, Hanura dan Golkar. Sementara, Ahok meyakini pada akhirnya PDIP pun merapat untuk mendukungnya. 

Ditanya mengenai spekulasi itu, Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai enggan mengatakan kalau satu mobilnya Ahok dengan Megawati, Jokowi, Puan, dan Hasto itu sebagai sinyal PDIP akan mendukung Ahok. 

"Kalian tafsirkan. Anda lihat, satu mobil dengan Presiden. Pakai Alphard. Satu mobil isinya Presiden, Bu Mega, Ahok, Bu Puan, dan Hasto," ujar Yorrys usai Rapimnas di Istora Senayan, 

Meski enggan menanggapi spekulasi tersebut, Yorrys menyatakan partainya akan menyambut baik apabila PDIP nantinya memutuskan mendukung Ahok di Pilgub DKI. 

Kamis, 28 Juli 2016

Yuddy ogah rugi, dicopot jadi menteri minta jatah dubes ke Jokowi

Yuddy Chrisnandi dicopot Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Posisi Yuddy digantikan oleh politikus PAN Asman Abnur.

Seakan ingin terus menjadi pejabat, Yuddy Chrisnandi mengatakan dirinya ingin menjadi Duta Besar jika diizinkan oleh Presiden Jokowi. Hal itu Yuddy sampaikan kepada Jokowi di Istana Negara pada malam di mana dia dipanggil Jokowi.

"Ya memang saya ditawarkan oleh Bapak Presiden. Bapak Presiden mempertanyakan, apakah Pak Menpan punya ekspektasi tugas ke mana?, Saya katakan, terima kasih pak. Ya kalau bapak percaya ke saya cukuplah saya jadi Duta Besar di negara kecil juga ga papa," kata Yuddy di kantor KemenPAN-RB.

Namun, Yuddy enggan menjadi duta besar di negara rawan konflik atau penculikan seperti Filipina yang menjadi markas kelompok teror Abu Sayyaf. 

"Kalau bisa, ya, jangan negara yang ada penculikan-penculikan dong, tidak sekalian kamu (wartawan) tawarin saya ke Afganistan atau ke Suriah," seloroh Yuddy.

Selain itu, Dia merasa bersyukur pernah diberikan kesempatan menjadi bagian di kabinet kerja pemerintahan Jokowi-JK. "Sejak awal kan saya sudah bilang kepada media bersyukur pada saat dia dilantik, diberikan kepercayaan di antara 250 juta orang penduduk Indonesia untuk mengabdi kepada pemerintah," ujar Yuddy.

Kendati begitu, Yuddy merasa dirinya sudah bekerja keras selama menjabat sebagai Menteri PAN-RB. Dia menilai, kinerjanya selama dua tahun ini tidak ada yang salah.

"Saya mensyukuri dalam waktu hampir dua tahun ini sudah berusaha semaksimal mungkin, alhamdulillah tanpa ada hal-hal yang langgar aturan dan sebagainya," katanya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan, harus siap menerima kenyataan jika Presiden Jokowi harus mereshuffle dirinya dengan menteri baru. "Saya harus siap dan dibebas tugaskan dari jabatan sebagai menteri. Dan juga bersyukur karena dibebas tugaskan dari beban kerja yang berat itu," ucap Yuddy.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Rabu, 27 Juli 2016

Tak ke Istana, begini Anies Baswedan pantau pengumuman reshuffle



Presiden Joko Widodo telah mengumumkan perombakan dan melantik 12 jabatan menteri dan satu l lembaga di Kabinet Kerja. Dari jumlah itu, Anies Baswedan menjadi salah satu nama yang ikut tergusur, posisinya pun digantikan oleh Muhajir Effendi.

Pengumuman reshuffle tersebut disiarkan langsung oleh sejumlah televisi nasional.

Rupanya, Anies Baswedan tetap memantau jalannya pengumuman reshuffle melalui layar televisi. Bersama sang istri, dia nampak serius mendengarkan kata demi kata yang diucapkan presiden dalam pengumuman tersebut.

Tidak diketahui di mana foto tersebut diambil. Namun Anies nampak serius memperhatikan siaran tersebut bersama seorang perempuan di sampingnya.

Sebelumnya, Jokowi resmi menunjuk Muhajir Effendi menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggantikan Anies Baswedan. Anies dicopot dari kabinet kerja lantaran tak melakukan gebrakan yang cepat selama menjabat sebagai Mendikbud.

"Pak Anies juga bekerja dengan baik, tapi tentunya ada ekspektasi yang diinginkan Presiden dan Wapres ke depan ini yang mungkin berbeda," ungkap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan,
Menurut Pramono, Anies menyambut baik atas perombakan kabinet jilid II ini. Hal ini diketahui setelah Presiden memanggil belasan menteri terkait pada 

"Alhamdulillah semua menteri bisa menerima dengan baik," jelasnya.

Menanti kejutan Ahok di panggung deklarasi Pilgub DKI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan melakukan halal bihalal bersama dengan relawan Teman Ahok dan partai pendukungnya, Hanura, NasDem dan Golkar. Acara yang akan digelar besok
malam itu, Ahok dikabarkan akan menyampaikan keputusannya untuk maju di Pilgub DKI 2017 melalui jalur partai politik.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Sosial Politik Indonesia, Ubedilah Badrun menilai, deklarasi Ahok tak penuh kejutan karena kemungkinan memilih partai politik. Jika memilih independen, pria akrab disapa Ahok itu akan menjadi sorotan partai politik.

"Tak ada kejutan, Ahok punya pertimbangan bahwa perlu dukungan DPRD. Mau tidak mau, partai politik memudahkan di DPRD DKI," kata Ubedilah Badrun saat dihubungi merdeka.com, Jakarta

Jika memilih independen, lanjut dia, proses verifikasi kartu tanda penduduk (KTP) sangat sulit. Apabila KTP yang dikumpulkan Teman Ahok tidak valid bisa berdampak buruk bagi Ahok.

Badrun menegaskan, Ahok harus bisa menjelaskan kepada para pendukungnya apabila memilih jalur partai politik. Niatan awal sejuta KTP untuk Ahok adalah dukungan untuk maju melalui jalur perorangan.

"Pendukung Ahok harus diakomodir, Ahok menjelaskan terbuka. Kalau Ahok meninggalkan Teman Ahok tak didukung masyarakat," jelasnya.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Lebih jauh, dia menambahkan, Ahok belum tentu menang dalam Pilgub DKI 2017, jika memilih jalur partai politik. Sebab, tiga partai politik yang mendukung Ahok, yaitu Hanura, NasDem dan Golkar.

"Tiga parpol gagal memenangkan pemilu 2014. Hanura dan NasDem dukung Jokowi menang karena ketokohan," kata dia.

Juru Bicara Teman Ahok Singgih Widyastomo mengatakan, dalam acara tersebut Basuki atau akrab disapa Ahok akan mendeklarasikan pencalonannya melalui partai atau independen.

"Iya, besok (pengumuman)," katanya saat dihubungi

Dia memastikan mantan Bupati Belitung Timur ini akan menghadiri acara tersebut. Partai pendukung seperti Hanura, NasDem dan Golkar dijadwalkan datang, kemungkinan acara ini juga tidak terbuka untuk umum.

"Ada beberapa yang sudah kami siapkan untuk undang nantinya. Tapi yang pasti tiga partai pendukung sudah oke," ungkap Singgih.

Dalam halal bi halal tersebut, rencananya akan ada makan malam bersama antara Basuki dengan Teman Ahok dan petinggi tiga partai politik. "Setelah itu, bapak baru pengumuman, gitu sih," tutup Singgih.

Selasa, 26 Juli 2016

Ini percakapan lengkap Sanusi dengan Sunny soal Raperda Reklamasi,

Jaksa Penuntut Umum KPK memutar rekaman pembicaraan antara mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi dengan staf Gubernur DKI Jakarta Sunny Tanuwidjaja. Pembicaraan membahas perkembangan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (Pantura) Jakarta (RTRKSP) yang tak juga disahkan.

"Bicara panjang dengan beliau ketika saya menanyakan, mengapa Raperda ini sudah selesai termasuk segala macam kenapa tidak diketok-ketok di DPRD," kata Sunny.
Dia menjadi saksi dengan terdakwa mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja di Pengadilan Tipikor, Jakarta,

Pembicaraan itu dilakukan pada 19 Maret 2016 atau 2 hari setelah rapat paripurna pengesahan RTRKSP di DPRD DKI Jakarta. Rapat kembali gagal mencapai sepakat meski sudah tiga kali diagendakan.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Berikut rekamannya:

Sunny: Ah gua yang susah lu gila lu 

Sanusi: Gue-gue ikut lu, kalo lu "ci sini" gua langsung berangkat bro

Sunny: tertawa 

Sanusi: Gimana? 

Sunny: Kita perlu ngobrolin soal itu, belum ketok-ketok itu 

Sanusi: Aduh udah gua bilang lah, lu nih, gua kemarin si Harco telpon kan 

Sunny: ha terus 

Sanusi: Gua bilang sampai gua datangin, ini ga beresin, ngarti ga lu. Si Sepuluh tetap pimpinannya, gak tahu lah, ga smooth-in orang, ngerti gak lu. Gua bilang head to head. Orang ini track satu tarik klek, tuktataktek, jadi kok ini ga bro 

Sunny: Wah gawat dong 

Sanusi: Yah gua udah kemarin tuh sampai gua bilang ee sama Ariesman juga sama teman-teman 

Sunny: He-eh 

Sanusi: Gua bilang ini paling ga jadi lagi 

Sunny: hehe 

Sanusi: Ah lu mas, yah gua udah tahu, orang gini lho jadi gini, ini bukan rahasia umum, lepas dari orang bilang takut wah begana begini, begana begini 

Sunny: iya 

Sanusi: Ngeri ga lu 

Sunny: Iya 

Sanusi: Tapi bukan rahasia umum 

Sunny: Iya 

Sanusi: Kalau bukan rahasia umum, jadi lu harus head to head, datengin, o ini kunci si Z datangin, jangan semua dipegang satu orang bagi dong. Maksudnya gua gitu loh 

Sunny: Ooh 

Sanusi: Nah gua udah arahin banget tapi gua ga diinstruksikan, gua gak berani bro, ngerti ga lo 

Sunny: ooh 

Sanusi: Jadi ee si Sepuluh ga itu, ini ginilah ini ada ada serakah-serakahan juga, ngerti ga lu

Sunny: (tertawa) 

Sanusi: Ga cakep lah, pokoknya benar-benar gua gau sih terus terang aja, tapi karena gua kan prajurit gitu kan, maksud gua gua udah berkarya, gua ini prajurit, gua gak bisa karena direct orang sama gitu yah, terus gua anak bawah 

Sanusi: Kan ga berani gua dong, gua hargai kalau gua orangnya jaga etika gitu sepanjang ga diinstruksikan sama yang di..

Sunny: Oh tapi kuncinya ada berapa 

Sanusi: Ya gak banyak bro kuncinya. Kemarin tuh udah lima puluh satu, ngerti ga lu kan tinggal dua puluhan orang kemarin tanda tangan lima satu kan 

Sunny: hmmm 

Sanusi: kan dua puluhan orang, misalnya ppp gitu kan 

Sunny: hmmmm 

Sanusi: Nah ga kan, kalau lu gak mau kan ga semuanya PPP itu ikut Lulung, gua tahu itu siapa yang enggak 

Sunny: ooh 

Sanusi: Sit sit sit beres ya oke Golkar misalnya 

Sunny: ooh 

Sanusi: Ini gitu-gitu bro, tapi ini head to head ga bisa lu main-main, tapi kalau lu diamin aja ya gak kumpul, ini kan didiamin bro, seolah-olah dia bilang ini ga berani, ga ada isi. Situasi begana begini kata mereka mereka ya lu ngomong ga berani gua udah tau kasar kan gitu loh 

Sunny: lu udah lapor si Budi segala udah? 

Sanusi: Gua udah lapor, gua malah ee gua lapor si Pupung. Pupung langsung telpon lagi, pada saat itu di paripurna Pupung bilang lu lapor gue informasi gua. Gua langsung lapor bos nih. Gua langsung lapor ini gak jadi paripurna neh, jam empat ga jadi udah jam dua jadi gak jadi-jadi bro karena itu yah apa ee termasuk yang Central Park lu jelasin juga gitu ini. ee gua kan kalau lu tahu gua kalau main dong ikut kan ngerti gak lu 

Sunny: Dia ga, dia ga mau keluar kali tuh yang Central Park 

Sanusi: Gua gak ngerti, maksudnya gua, gua ngelaporin ke dia kan dia kan cuma Central Park sama Harco kan 

Sunny: Iya betul 

Sanusi: Ha tapi maksudnya gua kan dia delegasinya kan langsung kepada ketua dong. Gua kan anggota, gua gak berani 

Sunny: Iya, ya 

Sanusi: Termasuk sama lantai sepuluhnya PDIP-nya 

Sunny: Iya betul 

Sanusi: Tapi gua gak ngerti juga maksudnya gua udah ingetin mereka waktu mau ketemu di PIK itu 

Sunny: He eh 

Sanusi: Kan datang semua tuh 

Sunny: He eh 

Sanusi: Gua dampingi kan dia tanya gua baiknya gimana Ci, ini lantai sepuluh nih PDIP lantai sepuluh kan nanya gua 

Sunny: Iya iya 

Sanusi: Gua bilang gini caranya, ini satu ini begini, ini dua begini lu dari fraksi nanti paripurna begini, Balegda begini 

Sunny: Hmm 

Sanusi: Sesudah itu gua udah ajarin satu-satu sampai ketemu cost ini ke sini cost ini ke sini totalnya segini gitu kan, kasarnya gitu ya 

Sunny: he eh 

Sanusi: Dan itu yang gua sebutin totalnya karena masih jauh, ngerti ga lu 

Sunny: Ooh 

Sanusi: Yang, yang, yang dia yang dia beres sama teman-teman gitu kan 

Sunny: Iya iya 

Sanusi: Itu setuju juga dia ga, kan gua pusing, ngeres juga ga lu, jadi sebetulnya aduh malu lu bro, lu bayangin empat kali paripurna empat kali gagal 

Sunny: Iya ya gagal 

Sanusi: Iya 

Sunny: Senin ya siang ya ketemu ya, gua cari lu Senin ya 

Sanusi: Ya dong, iya lu call gue dah kita ketemuan yah 

Sunny: Oke Senin siang ya gua cari lu ya 

Sanusi: Iya 

Sunny: Oke sip sip thank you 

Ahok bongkar bobrok DPRD DKI dalam sidang suap reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang kasus suap proyek reklamasi untuk berkas terdakwa mantan Direktur Utama PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja

Kesaksian pria yang dipanggil Ahok ini semakin membuka praktik culas antara pengembang dengan DPRD DKI dalam proyek reklamasi tersebut.

Ahok mengaku mengusulkan angka 15 persen sebagai kompensasi dari proyek reklamasi pantai utara Jakarta yang digarap PT Agung Padomoro Land (APL). Hanya saja berulang kali rapat tidak pernah ketok palu karena anggota DPRD DKI yang hadir tidak korum.

"Saya hanya dilaporkan ada tiga kali, melaporkan keberatan dari DPRD di badan legislasi. Mereka keberatan cantumkan angka 15 persen, alasannya dia bilang ini tak ada dasarnya. Kalau enggak ada dasar kita hilangkan nanti saya ditangkap," kata Ahok kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor.

Menurut Ahok, saat reklamasi tahun 1997 era Presiden Soeharto sudah ada kewajiban bagi pengembang untuk menambah kontribusi. Ahok mengaku takut dirinya akan diseret ke penjara jika kontribusi tersebut tak ditambah.

"Akhirnya dedlock datang lagi, gini saja tambahan angka pakai Pergub jangan pakai Perda," ungkapnya.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Lalu Kepala Bappeda DKI Tuti Kusumawati, lanjut Ahok melapor lagi mengenai penolakan itu. Menurut Ahok, Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik ingin angka 15 persen itu dihilangkan dan diganti menjadi 5 persen saja.

"Bu Tuti bawa tulisan draf katanya dari Pak Taufik 15 persen hilang, jadi semua kewajiban kontribusi tadi dia ingin gunakan 5 persen," kata Ahok.

Ahok pun mengaku marah dengan kontribusi yang menyusut jadi lima persen sesuai keinginan Taufik tersebut. Dia bahkan meminta Bapeda DKI Tuti Kusumawati protes kepada DPRD dengan angkat lima persen tersebut.

"15 Persen hilang dari penjualan tanah kami dapat hanya 5 persen, makanya saya marah bulan Maret itu saya marah. Saya bilang, Bu Tuti, saya marah gila, ini bisa pidana korupsi, balikin (draft-nya), bilang saya bilang dia gila usulan seperti itu," beber Ahok.

Mantan bupati Belitung Timur ini menjelaskan bahwa dari kontribusi 15 persen itu DKI mendapatkan untung triliunan rupiah. Keuntungan itu bisa digunakan untuk membangun rusun dan menanggulangi banjir di Jakarta.

"Kami tetap ngotot, kalau tanpa 15 persen kami tidak mungkin ini. Hitungan staf saya, simulasi, kalau anggap 13 pulau langsung terjual 15 persen, saya (Pemprov DKI) dapat kontribusi Rp 48 triliun bisa bangun 120 ribu rusun dengan uang ini," jelas Ahok.

"Kita bisa selesaikan tanggul A sesuai kajian Bappenas yang butuh Rp 45 trilun. Makanya kami tetap ngotot kalau dia jual 10 tahun sampai jadi, dijual tahun 2027, kami dapat Rp 158 triliun untuk kontribusi atasi banjir di DKI," kata Ahok.

Ahok bahkan mengungkap kekhawatirannya bahwa kontribusi ini dijadikan jualan politik jelang Pilgub DKI 2017. Saat ini, ketentuan kontribusi masih alot, belum ditentukan, Raperda tentang Zonasi reklamasi pun belum dibahas karena mencuatnya kasus ini.

Dalam raperda, diatur bahwa yang menentukan kontribusi pengembang adalah Peraturan Gubernur (Pergub). Ada kecurigaan, pengesahan raperda diulur-ulur hingga dirinya non aktif jadi gubernur karena hendak ikut Pilgub DKI 2017.

"Saya bicara sama tim eksekutif, saya khawatir kasih pergub 15 persen, saya khawatir ini dijadikan jualan teman-teman, siapa mau jadi gubernur kami asal 15 persen dihilangin, kami dukung, itu kerugian pada DKI," tutur Ahok.

Ahok pun menantang DPRD DKI segera mengesahkan raperda tentang zonasi, dia pun akan segera teken Pergub tentang kontribusi senilai 15 persen itu. Jangan sampai, nilai 15 persen itu turun.

"Ini ada niat nakal, kalau dia minta Perda Gubernur yang tentukan (kontribusi) saya inginkan Pergub draf disiapkan, ketika ketok palu, Perda masuk, Pergub saya keluarin. Kalau nanti siapapun jadi gubernur kalau dia ubah Pergub 15 persen, saya laporankan kerugian negara," tantang Ahok.

Karena niatan Ahok ini, makanya M Taufik minta angka 5 persen. Sebelum tantangan ini, Ahok mengatakan, Taufik minta 15 persen hilang.

"Si taufik berubah pikiran, tidak disahkan, lalu dimasukkan yang 5 persen sebagai usulan," tukasnya.

Karena kerap ditunda-tunda, Ahok mengaku menggunakan surat Keputusan Presiden (Keppres) nomor 52 tahun 1995 dan perjanjian kerja sama tahun 1997. Hanya saja, keduanya tidak mencantumkan nilai kontribusi yang harus diberikan pengembang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Kalau gubernur tidak jujur bisa jadi uang ini, Rp 1 triliun lalu hak sampai 2027 yang nilainya bisa menjadi Rp 158 triliun. Ini sepanjang masa, ini DKI bisa enggak punya uang pembangunan," ujar Ahok.

Atas alasan itu, Ahok menawarkan kepada seluruh pengembang untuk mencicil nilai kontribusinya kepada Pemprov DKI dengan nilai NJOP tahun berjalan. Hingga kini, uang kontribusi yang sudah diterima mencapai triliunan rupiah.

"Itu sudah triliunan bayar ke DKI, lebih baik cicil sekarang, kalau cicil sekarang pakai NJOP sekarang, kalau berikutnya anda lebih mahal,"

Agen Poker Terpercaya|Domino Online|Live Poker Indonesia

Senin, 25 Juli 2016

Taufik: Rakyat Jakarta terpaksa punya gubernur Ahok

 Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik yakin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa dikalahkan oleh Sjafrie Syamsuddin dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Hal ini diyakini lantaran Ahok belum pernah menjadi Gubernur atas pilihan warga

"Ahok itu kan belum pernah dipilih. Jadi rakyat Jakarta terpaksa punya Gubernur Ahok," ujar Taufik di kantor SMRC, Jalan Cisadane,

Menurut Taufiq, posisi Ahok yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta saat ini secara kebetulan karena kekosongan jabatan. Saat itu, Joko Widodo yang terpilih menjadi Gubernur DKI memilih maju bertarung di Pilpres 2014.

Sekalipun hasil survei yang berkembang saat ini menunjukkan Ahok berpeluang memenangkan Pilgub DKI 2017, Taufiq yakin survei itu akan terus berubah. 

"Betapa gampang nurunin dan naikin. Berat nyalonin Ahok, itu doa saya," sambungnya.

Kader partai Gerindra ini melanjutkan, partai politik tidak perlu mengusung Ahok menjadi Gubernur DKI di Pilgub 2016. Menurut dia, Ahok tak layak menjadi Gubernur karena tak berpihak pada rakyat.

"Kalau ngurusin, dia kan menambah kemiskinan. Orang yang digusur menambah kemiskinan. Jadi kalau dia terpilih lagi jangan salahkan siapa-siapa," tuntasnya.

"Gerindra tidak mungkin mencalonkan Ahok," tandasnya.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Lawan kuat Ahok bukan Risma, tapi Ridwan Kamil

Pekan lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertandang ke Ibu Kota Jakarta memenuhi panggilan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Santer beredar kabar, pemanggilan itu terkait perhelatan pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Nama Risma disebut-sebut sebagai calon kuat penantang calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa

Pengamat Politik, Indria Samego melihat, Ahok masih cukup kuat di antara lawan-lawan politiknya, termasuk Tri Rismaharini. Ini bisa dibuktikan dari beberapa hasil survei yang menempatkan nama Ahok jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya. Dia juga memperkirakan, Risma tidak akan bertarung melawan Ahok karena telah berjanji membangun Surabaya.

"Kalau pegangan hasil survei, Ahok masih jauh di atas Risma. Selain itu kan Risma juga sudah berjanji untuk memimpin masyarakat Surabaya, apakah dia bersedia untuk mundur dari posisinya sekarang. Masyarakat DKI belum terlalu kenal dengan sosok Risma," ucap Indria

Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil dinilai sebagai calon kuat yang bisa menandingi Ahok. Karena itu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan disarankan mengusung Kang Emil jika benar-benar ingin mengalahkan Ahok.

"Risma saya enggak yakin, mungkin lawan yang sepadan itu Ridwan Kamil kalau direkrut. Tentunya dia masih bisa dipoles," katanya.

Nama Yusril Ihza Mahendra dan Sjafrie Syamsuddin dinilai belum mampu menyaingi popularitas Ahok di mata masyarakat ibu kota. Namun siapapun lawan Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun depan, semua pilihan tergantung masyarakat.

"Biarlah Ahok memperbaiki pemerintahan yang cenderung banyak korupsi, karena yang dihadapi Ahok saat ini adalah preman-preman dan mafia. Kalau kita masih berpegangan pada agama dan ras, maka di Indonesia tidak bakal bisa maju," tutup Indria.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Minggu, 24 Juli 2016

jawaban malu-malu Setya Novanto kader Golkar dapat jatah menteri

 Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto malu-malu mengungkap kebenaran Golkar bakal dapat jatah menteri di kabinet kerja Jokowi-JK. Dia hanya membocorkan sedikit bahwa benar ada nama kader Golkar yang disetorkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setya Novanto hanya tertawa ditanya soal kursi menteri apa saja yang akan diisi Golkar. Namun ketika ditanya berapa nama akan isi kursi menteri, dia mengakui ada nama itu.

"Ada (nama), tapi kita serahkan kepada beliau (Presiden Jokowi) semuanya," kata Novanto saat menghadiri Harlah PKB ke-18 di Jakarta, Sabtu

Ditanya lebih dalam soal kursi mana saja, Novanto menutup rapat mulutnya menyangkut hal ini. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sebagai pemegang hak prerogatif reshuffle.

"Ya itu kita serahkan ke beliau," singkat dia.

Presiden Jokowi larang menteri tinggalkan Jakarta sepekan ini,

Presiden Joko Widodo melarang para menteri kabinet kerja meninggalkan ibu kota, Jakarta, selama sepekan ini. Instruksi itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Para menteri harus tetap berada di Jakarta hingga 29 Juli 2016. Alasannya, dalam kurun waktu sepekan ini, Presiden Jokowi mengagendakan sidang paripurna kabinet yang wajib dihadiri semua menteri.

Berikut pesan yang dikirim Mensesneg Pratikno kepada para menteri:

Bapak Ibu Kabinet Kerja yth, Menindaklanjuti arahan Bp Presiden, dimohon Bapak Ibu tidak meninggalkan Jakarta minggu ini (tgl 25 sd 29 Juli 2016) dikarenakan akan diselenggarakan Sidang Paripurna Kabinet dan diwajibkan utk hadir semua.

Atas perhatiannya disampaikan banyak terima kasih.

Pratikno

Sumber merdeka.com di istana tidak membantahnya. Dia menyatakan informasi itu benar adanya. "Iya benar (informasi itu)," singkat sumber tersebut saat dikonfirmasi 

Namun dia tidak menjelaskan alasan lain munculnya larangan bagi menteri untuk meninggalkan Jakarta. Termasuk kemungkinan dilakukan perombakan atau reshuffle kabinet yang isunya bakal dilakukan setelah Lebaran.
Untuk diketahui, dalam beberapa hari terakhir Presiden Joko Widodo sering memanggil sejumlah menteri di luar agenda resmi ke Istana Negara, Jakarta. Kali ini, giliran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise dan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga, yang dipanggil Presiden Jokowi.

Akhir pekan kemarin giliran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Pusat Ferry Mursyidan Baldan tiba-tiba dipanggil Presiden ke Istana Negara. Namun tiga menteri ini menampik pemanggilan terkait isu reshuffle kabinet kerja.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi mengakui memang dipanggilnya sejumlah menteri memang sebagai cara Presiden Jokowi melakukan evaluasi kinerja para pembantunya. Meski begitu, lanjut dia, evaluasi kinerja menteri tak hanya tergantung dari pemanggilan ke Istana.

"Sebenarnya evaluasi pembantu presiden, dalam hal ini menteri, dilakukan terus menerus. Tidak pada satu titik waktu tertentu. Memang kalau ditanyakan ada beberapa menteri bertemu dengan Presiden. Saya kira tidak saat hari ini saja, beberapa waktu lalu juga," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,

Agen Poker Terpercaya|Domino Online|Live Poker Indonesia

Kamis, 21 Juli 2016

Pria tutupi wajah remaja 21 tahun pakai jaket lalu remas payudara

Apes dialami oleh perempuan berinisial SS (21), warga Kecamatan Bunaken, Kota Manado. SS menjadi korban pelecehan lelaki yang dikenalnya berinisial LC alias Luki saat berniat belanja di Pasar,

Namun perbuatan tak senonoh LC baru dilaporkan di Mapolresta Manado, Kamis (21/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun, siang itu korban sedang berada di pasar untuk belanja keperluan sehari-hari.

Saat melihat-lihat dagangan, tiba-tiba dari arah belakang pelaku langsung menutup wajah korban menggunakan jaket.

Tak berhenti sampai di situ, tangan Luki langsung menggerayangi payudara korban. Kaget bercampur takut, korban berusaha melepas jaket pelaku dan langsung berteriak ketakutan.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA 

Mendengar teriakan korban, pelaku yang dikenal pengangguran itu segera mengambil jaketnya dan langsung melarikan diri untuk menghindari amukan massa. Aksi pelecehan yang menimpa korban itu belum langsung dilaporkan ke Polisi. 

Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Agus Marsidi, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah kami terima dan pasti akan ditindak lanjuti," singkat Marsidi.

Rabu, 20 Juli 2016

Terungkap Prasetio dan M Taufik bahas order pasal di suap reklamasi,

Jaksa Penuntut Umum KPK memutarkan rekaman pembicaraan antara Ketua DPRD DKI Jakarta Prasestyo Edy Marsudi dan Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Mohamad Taufik di Pengadilan Tipikor Jakarta. Pembicaraan keduanya terutama mengenai upaya pengaturan pasal-pasal dalam Raperda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (Pantura) Jakarta (RTRKSP).

Percakapan itu berlangsung pada 10 Maret 2016 atau seminggu sebelum rencana rapat paripurna pengesahan RTRKSP pada 17 Maret 2016. Rekaman itu diputar pada sidang dengan terdakwa mantan Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan stafnya Trinanda Prihantoro. Prasetio dan Taufik hadir sebagai saksi.

Seperti diberitakan Antara. Jaksa penuntut umum KPK Ali Fikri menanyakan soal pernyataan Taufik terkait pernyataan pembahasan pasal diorder. "Pasal yang sudah diorder sudah beres semua maksudnya apa?" tanya Ali Fikri.

Taufik berdalih pernyataan itu mengartikan bahwa pihaknya tidak setuju dengan pelbagai izin prinsip dalam raperda. "Pak Pras sebelum menelepon ini sampaikan ke saya termasuk juga Bu Merry (Hotma) intinya fraksi kami tidak setuju ada izin prinsip dan izin pelaksanaan dalam raperda," jawab Taufik.

Senada dengan Taufik, Prasetio juga berkilah bahwa ia hanya tidak ingin DPRD melewati kewenangan.

"Rapat fraksi kami tidak mengatur izin reklamasi tapi saya ngomong sebelum telepon Pak Taufik kalau izin reklamasi bukan ranah kita. Kita kita cuma atur tata ruang dan zonasi. Sya banyak bercanda saja tapi poin-poin itu yang harus diputuskan berdasarkan fraksi yang Pak Taufik bicarakan barusan," jawab Prasetyo yang juga menjadi saksi dalam sidang yang sama.

"Termasuk pasal-pasal yang diinginkan pengembang atau terdakwa masuk raperda?" tanya jaksa.

"Karena ada isu mau memasukkan izin prinsip dan izin pelaksanaan tadi Pak," kilah Prasetio.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Berikut isi rekaman perbincangan Prasetio dan Taufik terkait order pasal:

Pras: Oh ya ya ya terus apa lagi?
Taufik: Pasal yang per-diorder udah beres semua. Tinggal pasal sanksi aja udah
Pras: Iya iya iya kenapa lagi?
Taufik: Besok kelar
Pras: Apa lagi bro?
Taufik: besok udah
Pras: Oh gitu ya
Taufik: Hmm
Pras: he-eh
Taufik: apa ada perintah lain?
Pras: Ya nanti beresin
Taufik: ya lu kirimlah anjing (tertawa)
Pras: (tertawa) 
Taufik: leh om

Selasa, 19 Juli 2016

Hari ini, Jokowi beri pengarahan kepada Kapolda dan Kejati di Istana,

Presiden Joko Widodo diagendakan memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Tahun 2016 di Istana Negara  Berdasarkan agenda harian Presiden yang diterima merdeka.com, Presiden Jokowi akan memberikan pengarahan mulai pukul 10.00 WIB.

Agenda kedua, mantan gubernur DKI Jakarta itu akan menggelar rapat terbatas (ratas) dengan topik Perusahaan Siap Investasi. Ratas ini akan dimulai pukul 15.00 WIB di Kantor Presiden.

Agenda ketiga yang sekaligus acara penutup pada hari ini, Presiden Jokowi menggelar ratas lanjutan tentang Pola Operasi Bandara Enclave Civil dan Pemanfaatan Ruang Udara di Selatan Pulau Jawa. Ratas ini dimulai pukul 16.00 WIB.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memimpin ratas dengan topik Pola Operasi Bandara Enclave Civil dan Pemanfaatan Ruang Udara di Selatan Pulau Jawa dan Penerbangan dan Pengelolaan Bandara Sipil di Kantor Presiden,

Dalam kesempatan ini, Presiden memerintahkan agar dibuatkan Peraturan Presiden (Perpres) operasi bandara enclave civil dan juga pemanfaatan ruang udara di selatan Pulau Jawa.

"Presiden mengatakan kepada kami untuk siapkan Perpresnya sehingga dengan demikian jalur selatan segera difungsikan," ungkap Sekretaris Kabinet, Pramono Anung saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden.
Pramono menjelaskan, pada prinsipnya Presiden menyetujui ruang udara di selatan Pulau Jawa yang selama ini masuk dalam kawasan terlarang segera dimanfaatkan. Beberapa kawasan Selatan yang dimaksud seperti Jogja, Solo, Banyuwangi dan Denpasar.

"Mudah-mudahan pada bulan Agustus, 17 Agustus-17 September nanti evaluasinya, ruang selatan itu bisa dimanfaatkan. Dengan demikian kalau ruang selatan dimanfaatkan maka bapak Presiden memutuskan untuk mengembangkan wilayah selatan apakah nanti di Blitar, di Trenggalek, di Malang, keputusan lebih lanjut untuk pengembangan wilayah selatan untuk bandara baru akan dikaji lebih lanjut," jelas Pramono.
>>>SELANJUTNYA<<<

Minggu, 17 Juli 2016

Pemimpin kudeta Turki mantan jenderal atase militer untuk Israel,

Enam tentara senior Turki sudah ditangkap terkait aksi kudeta militer yang berlangsung Jumat malam, termasuk Jenderal Akin ztrk, yang pada tahun 1990-an menjabat sebagai atase militer untuk Israel. 

Informasi ini didapat dari seorang pejabat Turki kepada para wartawan.

Ozturk yang menjabat sebagai komandan angkatan udara Turki bertugas sebagai atase militer di Kedutaan Tel Aviv sejak 1998-2000. Tahun lalu pria 64 tahun ini berhenti bertugas sebagai komandan angkatan udara tapi melanjutkan karirnya sebagai anggota Dewan Tertinggi militer Turki. 

Seperti diberitakan Haaretz, ztrk dan beberapa rekannya yang sudah ditangkap akan diadili atas tuduhan pengkhianatan.

Perdana menteri Binali Yildirim mengatakan kepada stasiun televisi Turki, para pelaku kudeta tidak akan dijatuhi hukuman mati karena bertentangan dengan konstitusi. Namun dia mengatakan undang-undang bisa diubah jika pertimbangannya untuk mencegah kudeta serupa di masa depan.

Kamis, 14 Juli 2016

Video Kesaksian Sopir Taksi soal Perilaku Mengejutkan Ahok


Tindakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang selalu menyempatkan diri bertemu dengan warganya ternyata menjadi berkah tersendiri bagi seorang sopir taksi. Dengan bantuan pria yang akrab disapa Ahok itu, sang sopir bisa membantu pernikahan adiknya.

Pengakuan itu terekam dalam video berdurasi 2 menit 23 detik, yang diunggah akun Raja Kepo di Youtube

Sopir taksi yang tidak diketahui namanya itu mencoba mendatangi Balai Kota atas saran dari temannya, meski dia tahu itu hanya bercanda.

Rupanya kenekatan itu menuai hasil. Ahok memerintahkan bawahannya untuk membantunya menjalankan pernikahan, padahal dia tidak punya uang sepeserpun. Tak hanya itu, dia pun dititipi uang sebesar Rp 2 juta yang disimpan dalam amplop.


Selasa, 12 Juli 2016

Awas Pokemon Go palsu berisi virus berbahaya, kenali ciri-cirinya!,



Agen Poker Terpercaya|Domino Online|Live Poker Indonesia

Di tengah kepopuleran instannya, game Pokemon Go saat ini hanya bisa diunduh di 3 negara saja secara resmi, yakni Amerika Serikat, Ausralia, dan Selandia Baru. Nah, bagi mereka dari negara lain yang ingin memainkan Pokemon Go harus mengunduhnya via file APK.

Kabar buruknya, kepopuleran Pokemon Go dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi. Caranya dengan meluncurkan fila APK Pokemon Go abal-abal. Celakanya, file APK itu berisi malware atau virus yang bisa berdampak buruk bagi pengguna.

Keberadaan fila APK Pokemon Go bervirus ini ditemukan oleh pakar keamanan siber dari Proofprint. Proofprint menyatakan bila dalam APK Pokemon Go palsu disisipi malware jenis DroidJack atau SandroRAT.

DroidJack sendiri bukanlah malware biasa. Infeksi DroidJack pada smartphone memungkinkan hacker pengirimnya untuk mengambil alih fungsi smartphone secara menyeluruh.

APK Pokemon Go yang berisi DroidJack ada cirinya yang bisa dilihat saat permintaan perizinan pemasangan aplikasi. Pada APK Pokemon Go asli, si aplikasi hanya meminta izin untuk mengakses kamera, GPS, microSD, akun di smartphone, internet, Bluetooth, dan fitur getar smartphone.

Pokemon Go bervirus 2016 Proofprint
Di sisi lain, APK Pokemon Go palsu akan meminta izin untuk lebih banyak hal yang mencurigakan. Misalnya, si aplikasi bervirus ingin mengakses fitur telepon, SMS, perekaman suara, kontak, hingga riwayat di browser.


Pokemon Go bervirus 2016 Proofprint
Yang perlu diwaspadai lagi, tampilan game dari APK Pokemon Go bervirus tadi bagian awalnya sama persis dengan APK yang asli.

Wajib tahu, ini syarat smartphone bisa mainkan Pokemon Go!


Agen Poker Terpercaya|Domino Online|Live Poker Indonesia

Sejak diluncurkan minggu lalu, game mobile berjenis Augmented Reality (AR), Pokemon Go, sudah booming di dunia maya dan dunia nyata. Sayangnya, rilis Pokemon Go belum sampai di Indonesia.

Ya, Pokemon Go sampai saat ini masih resmi dirilis di kawasan Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Beberapa masalah, seperti server, menjadi alasan bagi Niantic (pengembang Pokemon Go) untuk menunda peluncuran game ini secara internasional.

Namun jangan khawatir, bagi Anda yang ingin memainkan game ini bisa memasangnya via file APK. Anda bisa mendapatkan file APK Pokemon Go di DISINI

Perlu diketahui bila APK yang berasal dari apkmirror.com di atas sudah dipastikan aman untuk diunggah oleh Niantic. Ukuran APK Pokemon Go di atas sekitar 58,6MB. Jadi, pastikan dulu ada ruang penyimpanan kosong di smartphone Anda. Selamat bermain.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Senin, 11 Juli 2016

Ahok bakal pecat PNS bolos usai libur Lebaran,


Hari ini, seluruh PNS sudah kembali bekerja usai libur Lebaran. Termasuk PNS DKI yang diwajibkan masuk kerja seperti biasa.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menegaskan jika ada PNS yang bolos dirinya tidak segan-segan untuk memecat mereka. "Kita sudah ada Pergubnya yang ngatur itu semua," kata Ahok usai halal bihalal di Balai Kota,

Ahok mengatakan jika ada atasan yang tidak bisa mengawasi bawahannya, yang bersangkutan juga akan disanksi pemecatan.

"Nanti kan ada atasan yang ngawasin bawahannya. Kalau ada atasan yang enggak bisa ngawasin, ya berarti atasannya kita berhentikan," ungkapnya.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Namun Ahok mengklaim pengawasan soal PNS bolos kali ini sudah teratasi dibanding tahun lalu. "Sekarang pengawasan jauh lebih baik, dulu kan atasannya enggak peduli sama bawahannya, dan saya hampir setiap hari berhentikan PNS. Padahal dia enggak masuk dan alasan macam-macam," tutupnya.

Minggu, 10 Juli 2016

Jokowi: Kopassus patriot sejati, tak gentar mati demi NKRI,


 "Kopassus Patriot Indonesia Sejati, Tak Gentar Mati Demi Tegaknya NKRI," demikian pesan yang dituliskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk Kopassus saat mengunjungi Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Grup 2 Kandang Menjangan, Kartasura, Solo, Jawa Tengah.

Setelah beberapa menit menuliskan pesannya di dalam bingkai, Jokowi meminta Danjen Kopassus Mayjen TNI Herindra untuk membacakan isi pesannya.

"Kopassus Patriot Indonesia Sejati, Tak Gentar Mati Demi NKRI," ujar Danjen Kopassus.

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) adalah satuan yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti Para Komando, Sandi Yudha dan Anti Terror.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, Danjen Kopassus Mayjen TNI Herindra, Danrem 074/ Wirastratama Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, dan Komandan Grup 2 Kopassus Kolonel Inf Rafael G. Baay.

Presiden Jokowi bersama Panglima TNI dan Kasad menyempatkan diri berkeliling Ksatrian Grup 2 dengan menggunakan kendaraan taktis meninjau perumahan prajurit Kopassus.

Sabtu, 09 Juli 2016

Nasdem sebut belum ada keputusan Ahok maju lewat partai.



Partai Nasdem membantah jika sudah ada kesepakatan dengan Hanura, Golkar dan Teman Ahok untuk mengusung Basuki Tjahaja Purnama maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui jalur partai. Walaupun tidak dapat dipungkiri pertemuan demi pertemuan terus dilakukan.

Ketua Bidang Hukum DPP Partai NasDem Taufik Basari mengatakan, memang ada pertemuan yang dilakukan pada Sabtu di kediaman Basuki atau akrab disapa Ahok. Namun, dia menepis jika dalam pertemuan tersebut telah ada kesepakatan mantan Bupati Belitung Timur ini maju melalui jalur partai.

"Belum ada kesepakatan apapun, Nasdem masih menyerahkan kepada Ahok untuk mempertimbangkan berbagai hal dan mempersiapkan strateginya

Namun jika memang benar Ahok ingin maju melalui jalur partai, dia menegaskan, partai besutan Surya Paloh ini tetap akan memberikan dukungan. Tetapi, jika ternyata maju melalui jalur perseorangan, dukungan tersebut tetap akan diberikan.

"Kami siap dalam keadaan apapun, maju melalui perseorangan ataupun partai politik. Kami tetap dukung Ahok baik perorangan dan parpol kami akan dukung," tegas Taufik.

Sebelumnya, tiga partai pendukung calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakni Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem sudah bertemu dengan Teman Ahok, barisan relawan Ahok. Pertemuan tersebut membicarakan strategi pemenangan untuk Ahok.

RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA

Pelaksana tugas Ketua Dewan Perwakilan Daerah Golkar DKI Jakarta Yorrys Raweyai mengklaim Ahok telah memutuskan untuk maju melalui jalur partai. Keputusan ini diambil usai melakukan pertemuan parpol pendukung dan barisan relawan di kediaman Ahok pada Sabtu

"Bahwa hampir pasti nanti dia (Ahok) akan menggunakan parpol karena sudah sepakat. Kita enggak ada masalah. Apalagi dia ada aset komunitas sosial yang signifikan. Kita tinggal strategi pemenang," katanya kepada merdeka.com di kediaman Abu Rizal Bakrie, Menteng,

Dia menjelaskan alasan Ahok akhirnya akan maju melalui jalur partai. Salah satunya karena sulitnya melalui jalur perseorangan. Terutama terkait aturan verifikasi faktual untuk dukungan 1 KTP yang telah dikumpulkan relawan.

"Kalau perseorangan terlalu ribet terutama verifikasi faktual. Tiga partai dan Teman Ahok sudah sepakat yang penting bagaimana Ahok bisa jadi Gubernur," tegasnya.

Yorrys menegaskan, kini partai pendukung mantan Bupati Belitung Timur ini tengah mempersiapkan strategi pemenangan. Terutama karena lawan yang kemungkinan dihadapi adalah PDI Perjuangan dan Gerindra.