Mobil bakal calon Gubernur DKI, Yusril Ihza Mahendra disiram orang tak dikenal pakai cat kuning. Yusril merasa tidak masalah atas peristiwa ini. Dia merasa ini bagian dari risiko membela warga dari Pemprov DKI Jakarta.
"Kayak begini masalahnya. Ini resiko saya, tetap kita hadapi. Tidak usah kita lapor ke polisi, kami selesaikan sendiri," kata Yusril di Jakarta,
Bagi Yusril, kejadian ini menunjukkan ada pihak tidak senang kehadirannya membela warga DKI dari pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok. Sehingga dia menganggap penyiraman cat kuning di mobilnya menjadi hal wajar.
"Ini ada orang yang tidak suka dengan saya. Biasa kalau membela sesuatu pasti akan muncul masalah dan ada saja yang tidak suka dengan saya. Itu wajar," terangnya.
Kejadian itu bermula ketika hadiri syukuran warga Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, atas kemenangannya dalam membela warga yang terkena proyek sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur, Selasa (3/5). Kedatangan Yusril tersebut disambut baik oleh warga tersebut. Namun usai menghadiri acara, Yusril tak menyangka mobilnya disiram cat berwarna kuning oleh orang yang tak dikenal.
"Kayak begini masalahnya. Ini resiko saya, tetap kita hadapi. Tidak usah kita lapor ke polisi, kami selesaikan sendiri," kata Yusril di Jakarta,
Bagi Yusril, kejadian ini menunjukkan ada pihak tidak senang kehadirannya membela warga DKI dari pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok. Sehingga dia menganggap penyiraman cat kuning di mobilnya menjadi hal wajar.
"Ini ada orang yang tidak suka dengan saya. Biasa kalau membela sesuatu pasti akan muncul masalah dan ada saja yang tidak suka dengan saya. Itu wajar," terangnya.
Kejadian itu bermula ketika hadiri syukuran warga Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, atas kemenangannya dalam membela warga yang terkena proyek sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur, Selasa (3/5). Kedatangan Yusril tersebut disambut baik oleh warga tersebut. Namun usai menghadiri acara, Yusril tak menyangka mobilnya disiram cat berwarna kuning oleh orang yang tak dikenal.












0 komentar:
Posting Komentar