Imam besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yaqub meninggal dunia hari ini. Tidak hanya ulama dan kiai, sejumlah pejabat negara pun ikut berduka, termasuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Pria yang akrab disapa Ahok ini menilai dengan segala ajaran tentang islam, pandangannya tentang toleransi, dan sikap yang ditunjukkan, almarhum hampir mirip dengan Presiden Republik Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
"Beliau ini sekelas Gusdur yang moderat. Yang mengerti sekali. Mengajarkan agama islam konsep islam. Dia bisa cerita dulu nabi islam bagaimana," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta.
Dia juga mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan almarhum Kiai Mustafa.
Dan tersimpan kesan tersendiri terhadap sosok Kiai Mustafa. Baginya, almarhum adalah sosok yang baik dan memiliki intelektual yang tinggi.
"Kita banyak ketemu beliau terus beberapa kali di sini (Balai kota) juga beliau pernah sampaikan tausiah. Saya sudah beberapa kali ketemu beliau sangat intelek, baik banget," terangnya.
Berbicara tentang Kiai Mustafa, Ahok teringat suatu urusan dengannya. Yakni ingin sama-sama membuat air kali Ciliwung yang mengalir di depan Masjid Istiqlal, Jakarta menjadi bening.
"Kebetulan kita sama sama berkepentingan mau buat sungai Ciliwung di Masjid Istiqlal jadi bening," cerita mantan politisi Gerindra ini.
Ditambahkannya, jika penyiar-penyiar Islam mengikuti cara dan jejak langkah Kiai Mustafa dalam mengajarkan Islam, Ahok yakin akan banyak masyarakat yang tertarik masuk islam.
"Saya rasa beliau penyiar islam yang sangat baik dan saya pikir kalau hampir semua penyiar islam seperti beliau, bisa banyak orang tertarik kepada islam," imbuh Ahok.
Pria yang akrab disapa Ahok ini menilai dengan segala ajaran tentang islam, pandangannya tentang toleransi, dan sikap yang ditunjukkan, almarhum hampir mirip dengan Presiden Republik Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
"Beliau ini sekelas Gusdur yang moderat. Yang mengerti sekali. Mengajarkan agama islam konsep islam. Dia bisa cerita dulu nabi islam bagaimana," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta.
Dia juga mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan almarhum Kiai Mustafa.
Dan tersimpan kesan tersendiri terhadap sosok Kiai Mustafa. Baginya, almarhum adalah sosok yang baik dan memiliki intelektual yang tinggi.
"Kita banyak ketemu beliau terus beberapa kali di sini (Balai kota) juga beliau pernah sampaikan tausiah. Saya sudah beberapa kali ketemu beliau sangat intelek, baik banget," terangnya.
Berbicara tentang Kiai Mustafa, Ahok teringat suatu urusan dengannya. Yakni ingin sama-sama membuat air kali Ciliwung yang mengalir di depan Masjid Istiqlal, Jakarta menjadi bening.
"Kebetulan kita sama sama berkepentingan mau buat sungai Ciliwung di Masjid Istiqlal jadi bening," cerita mantan politisi Gerindra ini.
Ditambahkannya, jika penyiar-penyiar Islam mengikuti cara dan jejak langkah Kiai Mustafa dalam mengajarkan Islam, Ahok yakin akan banyak masyarakat yang tertarik masuk islam.
"Saya rasa beliau penyiar islam yang sangat baik dan saya pikir kalau hampir semua penyiar islam seperti beliau, bisa banyak orang tertarik kepada islam," imbuh Ahok.












0 komentar:
Posting Komentar