Setelah tidak diberi izin oleh Polda Metro Jaya menggelar acara Panggung Rakyat di depan gedung KPK, musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet bergabung dan berunjuk rasa bersama sekitar ratusan buruh. Dalam aksinya, Dhani yang berorasi kembali menuntut KPK menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka korupsi.
"Sekali lagi saya ingatkan agar komisioner KPK menetapkan Ahok sebagai tersangka korupsi," kata Dhani di atas mobil pendemo, Kamis
Sementara itu, Ratna Sarumpaet mengecam tindakan kepolisian yang dianggapnya pilih kasih dalam memberi izin. Ia menanyakan, kenapa Slank yang menggelar konser mini di lobi KPK diberi izin, sedangkan Panggung Rakyat dilarang.
"Slank konser kalian enggak larang. Kenapa itu?" ujar Ratna.
"Sekali lagi saya ingatkan agar komisioner KPK menetapkan Ahok sebagai tersangka korupsi," kata Dhani di atas mobil pendemo, Kamis
Sementara itu, Ratna Sarumpaet mengecam tindakan kepolisian yang dianggapnya pilih kasih dalam memberi izin. Ia menanyakan, kenapa Slank yang menggelar konser mini di lobi KPK diberi izin, sedangkan Panggung Rakyat dilarang.
"Slank konser kalian enggak larang. Kenapa itu?" ujar Ratna.
setelah menggelar aksi sekitar satu jam, Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet beserta ratusan buruh yang berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Federasi Serikat Pekerja Aneka Sektor Indonesia (FSPASI), Rumah Rakyat Indonesia (RRI) kemudian membubarkan diri. Pengunjuk rasa yang berdemo di seberang gedung KPK, tepat di depan Wisma Bakrie 2, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan kemudian digiring polisi ke arah Menteng, Jakarta Pusat.
Meski sempat ada keributan di antara pengunjuk rasa dan polisi, beruntung tidak terjadi bentrok. Akibat unjuk rasa ini arus lalu lintas dari Kuningan menuju Menteng, demikian arah sebalinya menjadi tersendat.












0 komentar:
Posting Komentar