Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut bila dua sapi kurban pemberiannya diterima warga Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebab, kata Ahok, sapi tersebut merupakan permintaan salah satu tokoh di sana, Habib Umar.
Ahok mengungkapkan, dua sapi dengan bobot masing-masing 400 Kg dan 410 Kg tersebut sudah disembelih oleh warga Luar Batang
"Yang sapi dia minta kirim untuk dipotong di dekat kubur keramat. Diterima kok. Ada tanda terima. Sapi sudah dipotong, habib yang minta. Kalau orang tidak minta, tidak mungkin kita kasih," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta,
Sebelumnya, Manager Marketing PD Dharma Jaya Setiawan mengatakan, pihaknya mendapatkan perintah dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mengirimkan hewan kurban. Di mana salah satunya adalah ke Masjid Luar Batang.
"Ini pelaksanaan penyerahan hewan kurban dari sekretaris gubernur sesuai dengan permintaan. Ya akhirnya kita kirim,"
Dia menjelaskan, dua sapi tersebut dikirimkan pada Minggu (11/9) siang kepada pengurus Masjid Luar Batang. Bahkan tidak ada penolakan dari pihak pengurus atas hewan kurban ini.
"Diterima ada tanda terimanya. Pak M Dasin, kurang tahu ya (sebagai apa). Saya kirim sesuai permintaan dan udah diterima," tuturnya.
Sedangkan secara terpisah, Salah satu Panitia Kurban Masjid Luar Batang M Dasin menjelaskan mengapa sapi dari Ahok bisa diterima olehnya.
Dasin mengatakan, dirinya menerima sapi tersebut lantaran diperuntukan untuk Masjid Luar Batang. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata salah satu tokoh di sana, Habib Umar meminta bantuan kurban tersebut kepada Ahok.
"Habib Umar, dia yang ngajuin ke Gubernur. Waktu dia datang itu orang PD Dharma Jaya bilangnya ke masjid. Atas nama masjid. Tapi surat jalan itu bukan masjid. Surat jalannya untuk Habib Umar Al Idrus dan Hasan. Karena masjid enggak minta sumbangan ke Gubernur atau kemanapun. Malah masjid disumbang," tegasnya.
Alhasil, dua ekor sapi tersebut akhirnya Panitia Kurban Masjid Luar Batang kembalikan ke Habib Umar pada malam hari setelah diterima.
"Kemarin dia (Habib Umar) ambil. Malam itu kita tau dari Gubernur. Kita salah enggak pernah minta. Kita kembalikan ke yang minta, itu untuk Habib Umar. Harusnya dia yang tanda tangan," tutup Dasin.
RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA
RADENTOTO.COM AGEN TOGEL DAN LIVE GAMES TERPERCAYA DI INDONESIA












0 komentar:
Posting Komentar