Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta menjadi ladang bisnis ilegal sejumlah pegawai di dalamnya. Duka ahli waris dijadikan "alat" oleh mafia makam guna memuluskan praktik culasnya. Mereka memperjualbelikan makam dengan harga fantastis.
Makam fiktif dipasangi batu nisan padahal di dalam tanah belum tentu ada jenazah. Temuan ini membuktikan, warga Jakarta ketakutan tak kebagian lahan makam saat kelak ajal datang.
Kepada merdeka.com, pemesan makam fiktif berinisial S membenarkan hal tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut:












0 komentar:
Posting Komentar